Portal Pencarian Kerja kian Diminati

Portal penyedia iklan lowongan pekerjaan JobsDB melaporkan hasil riset terbaru yang menunjukkan bahwa portal daring untuk pencarian kerja lebih diminati ketimbang perangkat lain.

Portal Pencarian Kerja kian Diminati

Riset dilakukan lewat 100 Focus Group Discussion (FGD) dan melibatkan 1.945 responden daring di enam negara, termasuk Indonesia. Hasil riset menunjukkanm 82% pencari kerja di Indonesia lebih memilih mencari lowongan pekerjaan lewat portal pencarian kerja dibandingkan media lain. Mereka berpendapat portal lebih memberikan solusi berkualitas ketimbang situs pencari atau koran.

Temuan lain, pada Januari 2011 sampai Januari 2013, jumlah pengakses situs JobsDB Indonesia lewat perangkat bergerak meningkat tajam 266%. Total kunjungan setahun mencapai 30 juta dalam setahun.

“Kami berharap dapat menumbuhkan bisnis kami lebih cepat daripada pertumbuhan ekonomi. Karena itu, kami berinvestasi saat ini bukan untuk laba saat ini saja. Kami berharap ada di sini untuk jangka panjang. Kami melihat ada pasar yang berkembang, terutama pasar internet dan tenaga kerja di Indonesia. Kami harus investasi lebih dulu dari perkembangan tersebut,” cetus Chief Executive Officer JobsDB Group Adrian Chng yang berbasis di Hongkong.

Managing Director JobsDB Indonesia Ariadi Anaya menjelaskan, Indonesia berbeda dengan negara lain di mana JobsDB beroperasi. Sebab, Indonesia lebih membutuhkan portal pencarian kerja. Dengan media lain sulit untuk dapat menjangkau pasar tenaga kerja di daerah yang cenderung lebih terpencil.

“Mobile kita fokuskan karena kita melihat opportunity ini. Maka kita melakukan brand campaign, kita ingin bisa hadir di setiap perjalanan karier setiap eksekutif,” kata Ariadi.

Saat ini, lima pekerjaan yang paling banyak ditawarkan JobsDB sebagai portal lowongan kerja terbesar di Indonesia adalah human resource dan administrasi, informasi dan teknologi, sales, marketing, kemudian finance.

“Mungkin selama ini di luar lima itu masih menggunakan media lain. Dengan 16 brand baru JobsDB, kami akan garap supaya setiap pencari kerja bisa menemukan salah satu pekerjaan yang potensial bagi mereka,” katanya. (Gayatri)(source)