Dalam Dua Hari, Harga Emas Antam Turun Rp 5.000

Harga emas batangan di Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun Rp 5.000 per gram dalam dua hari berturut-turut. Pada Senin (25/3/2013) kemarin, logam mulia Antam turun Rp 3.000 menjadi Rp 559 ribu per gram. Kemudian pada hari ini, harga emas Antam turun Rp 2.000 menjadi Rp 557 ribu per gram.

Harga Emas Antam Turun

Begitu harga pembelian kembali (buyback) emas bersertifikat Antam pada Selasa (26/3/2013), kembali turun Rp 2.000 per gram menjadi Rp 497 ribu per gram. Setelah turun Rp 2.000 per gram pada perdagangan kemarin.

Harga Rp 557 ribu yang dipatok perusahaan pelat merah di sektor pertambangan itu hanya berlaku untuk emas berukuran satu gram. Harga logam mulia bakal lebih murah jika membeli emas Antam dengan ukuran lebih besar.

Misalnya harga jual emas untuk ukuran 10 gram dibanderol dengan harga Rp 523 ribu atau setara Rp 5,23 juta. Sedangkan untuk ukuran terbesar yaitu 250 gram dipatok seharga Rp 518 ribu atau sekitar Rp 129,5 juta.

Semua stok emas Antam mulai ukuran 1 gram-250 gram tersedia. Manajemen Antam membatasi jumlah pembeli yang datang ke Kantor Antam maksimal 150 nomor antrean setiap harinya.

Berikut daftar harga emas yang dirilis Antam pukul 08:18 WIB :

* Pecahan 1 gram Rp 557.000
* Pecahan 5 gram Rp 2.640.000
* Pecahan 10 gram Rp 5.230.000
* Pecahan 25 gram Rp 13.000.000
* Pecahan 50 gram Rp 25.950.000
* Pecahan 100 gram Rp 51.850.000
* Pecahan 250 gram Rp 129.500.000

Pelemahan harga jual emas Antam sejalan dengan turunnya harga logam mulia di pasar internasional. Emas untuk pengiriman April turun US$ 1,6 menjadi US$ 1.604,5 per ounce di Divisi Comex New York Mercantile Exchange.

Harga emas berjangka turun tipis setelah Uni Eropa menyetujui pemberian dana talangan (bailout) untuk Siprus senilai 10 miliar euro atau setara Rp 125,2 triliun. Paket bailout tersebut telah mengurangi permintaan terhadap logam mulia sebagai instrumen investasi yang aman.

Seperti dikutip dari Wall Street Journal, Selasa (26/3/2013), harga emas sempat merosot di bawah US$ 1.600 setelah Siprus dan kreditur internasional menyetujui dana talangan 10 miliar euro. Pemerintah akan menutup bank terbesar kedua negara itu sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, sehingga memaksakan kerugian besar pada deposito lebih dari 100 ribu euro

Namun, penurunan harga emas tertahan akibat kekhawatiran tentang masalah utang Eropa yang menekan pasar saham. Indeks Dow Jones Industrial Average yang turun 0,4% pada 14461.

Kerugian emas juga cenderung diredam karena meningkatnya permintaan emas dari pembeli di India, konsumen terbesar logam mulia di dunia. Permintaan India naik karena perhiasan emas dijadikan hadiah tradisional untuk pengantin baru.

Bachraj Bamalwa, Ketua All India Gems & Jewelry Trade Federation memperkirakan permintaan emas naik 50% menjadi 150 metrik ton pada April dan Mei. (Ndw)(source)