Gejala Penyakit Kuning yang Sering Terabaikan

Umumnya beberapa orang baru menyadari mengalami penyakit kuning setelah melihat warna kekuningan pada mata atau kuku. Padahal, sebelum warna kuning menjadi jelas, ada beberapa gejala fisik lainnya.

Gejala Penyakit Kuning yang Sering Terabaikan

Penyakit kuning terjadi ketika jumlah bilirubin sangat tinggi. Ketika sel-sel darah merah memecah secara alami dalam siklus 120 hari, bilirubin pun diproduksi sebagai produk sampingan limbah.

Perjalanan bilirubin ke luar dari sistem pembuangan tubuh dibawa oleh darah ke hati. Lalu, dikombinasikan dengan empedu (cairan pencernaan) dari kantong empedu. Campuran ini ke luar tubuh melalui feses dan urin.

Adanya infeksi atau kerusakan dapat mengganggu proses ini dan menyebabkan penyakit kuning. Berikut gejala-gejalanya.

Urin berwarna kuning
Meskipun ini merupakan gejala umum penyakit kuning, sebagian orang cenderung mengabaikannya. Karena dalam kasus-kasus tertentu, urin kuning tua juga merupakan tanda dehidrasi. Tapi Anda patut curiga jika warna kuning pada urin diikuti dengan semburat coklat.

Nyeri perut
Nyeri dirasakan di sisi kanan perut tepat di bawah tulang rusuk dan menjalar ke punggung bagian atas. Seperti dikutip dari Bold Sky, ini bisa jadi indikasi penyakit kuning karena kerusakan sel hati atau batu empedu.

Nyeri sendi
Nyeri sendi dapat terjadi karena berbagai alasan. Memang kita tidak bisa mengaitkannya langsung dengan penyakit kuning. Jika Anda memiliki nyeri sendi bersama dengan gejala lain yang terkait dengan penyakit kuning, maka konsultasikan dengan dokter.

Kehilangan nafsu makan
Kehilangan nafsu makan juga merupakan gejala yang terkait dengan penyakit kuning, yang biasanya tak disadari. Jika terus berlanjut diiringi dengan muntah dan urin yang berwarna kuning, Anda harus mencurigainya sebagai gejala penyakit kuning.

Muntah
Muntah dapat terjadi karena berbagai alasan. Tapi, jika Anda mengalami mual atau muntah ketika ada epidemi hepatitis, kemungkinan Anda mengalami peningkatan bilirubin.

Gatal
Gatal-gatal terjadi karena jenis obstruktif penyakit kuning di mana saluran empedu tersumbat. Sehingga empedu gagal untuk memetabolisme bilirubin. Hal ini menyebabkan gatal-gatal di seluruh tubuh.

Suhu tubuh tinggi
Peningkatan suhu diketahui terkait dengan penyakit kuning yang sering diabaikan dan dianggap sebagai demam biasa. Jika Anda menderita demam, kulit wajah menguning, diiringi dengan tubuh menggigil maka kemungkinan Anda menderita penyakit kuning. (umi)

Source/Sumber: VIVAlife