Ciri Khusus pada Hewan dan Fungsinya

Ciri Khusus pada Hewan dan Fungsinya - Setiap hewan memiliki ciri khusus yang membedakannya dengan hewan lain. Ciri khusus ini berhubungan dengan kemampuannya untuk bertahan hidup. Dengan ciri khusus yang dimilikinya, hewan dapat tetap bertahan hidup.

Ciri Khusus pada Hewan dan Fungsinya

Ciri Khusus pada Hewan dan Fungsinya

1. Ciri Khusus Cecak

Cecak sering kita lihat di dinding dan langit-langit rumah. Cecak sangat jarang berada di lantai. Cecak bergerak dengan cara merayap. Saat merayap di dinding, cecak tidak terjatuh. Mengapa demikian? Coba bandingkan dengan hewan lainnya. Dapatkah ayam atau itik merayap di dinding? Tentu tidak, bukan?

Ternyata, cecak memiliki perekat pada setiap ujung jari kakinya. Dengan perekat inilah kaki cecak dapat menempel di dinding. Bagaimana bila kakinya tidak bisa diangkat dari dinding karena perekat tersebut? Hal ini tidak akan terjadi. Cecak dapat mengatur banyaknya perekat yang dikeluarkan. Dengan demikian, cecak dapat tetap bergerak merayap tanpa terjatuh. Cecak dapat mendaki pohon, dinding, atau atap bangunan dengan mudah.

Selain itu, cecak mempunyai kemampuan autotomi. Cecak dapat memutuskan ekornya secara tiba-tiba. Cecak melakukan autotomi saat ditangkap mangsa. Dengan begitu, cecak dapat melarikan diri. Ekor cecak yang putus dapat tumbuh kembali.

2. Ciri Khusus Bebek

Bebek termasuk salah satu jenis unggas. Ia hidup serta mencari makan di daratan dan perairan. Bebek menggunakan kakinya untuk berjalan. Coba bandingkan kaki bebek dengan kaki ayam. Tentu berbeda, bukan? Pada kaki bebek, setiap jarinya dihubungkan dengan selaput. Dengan kaki berselaput, bebek dapat berenang. Selain bebek, kaki berselaput juga dimiliki angsa. Sementara, ayam tidak memiliki jari berselaput. Ayam hidup dan mencari makan di darat saja.

3. Ciri Khusus Kelelawar

Kelelawar keluar dan mencari makan pada malam hari. Sebaliknya, pada siang hari, kelelawar hanya berdiam di sarangnya. Oleh karena itu, kelelawar dijuluki hewan malam. Bagaimana kelelawar bisa menemukan makanan di kegelapan malam? Apakah kelelawar tidak tersesat atau menabrak benda-benda yang dilaluinya? Bukankah malam hari gelap gulita?

Dalam keadaan gelap, kelelawar tidak pernah menabrak benda yang dilaluinya. Kelelawar juga tidak kesulitan menemukan makanan. Hal ini dikarenakan kelelawar memiliki keistimewaan. Kelelawar memiliki indra pembau dan pendengar yang tajam. Dengan penggabungan keduanya, kelelawar dapat menemukan makanan. Kelelawar dapat menentukan arah terbang dan menghindari tabrakan.

Saat terbang kelelawar mengeluarkan bunyi tinggi yang nyaring. Bunyi ini memiliki frekuaensi yang sangat tinggi. Bunyi ini dinamakan bunyi Ultrasonik. Bunyi Ultrasonik akan mengenai benda atau mangsa di sekitarnya. Bunyi ini akan dipantulkan kembali oleh benda tersebut. Kelelawar menangkap bunyi pantulan dari benda dan mangsanya. Bunyi pantulan membuat kelelawar dapat memperkirakan jarak terbang. Kelelawar dapat mengenal benda di sekitarnya. Inilah yang menjadikan kelelawar dapat membedakan antara mangsa dan bukan mangsa. Kemampuan yang dimilki kelelawar tersebut dinamakan Ekolokasi.

4. Ciri Khusus Semut

Semut memiliki dua antena di kepalanya yang digunakan untuk menyentuh, membau, dan merasakan getaran bunyi. Semut menggunakan mulutnya untuk mengecap. Semut mengeluarkan bau khusus sebagai tanda bahaya.

5. Ciri Khusus Kucing

Kucing memiliki pendengaran dan penglihatan yang sangat tjam. Kucing dapat membuat gerakan berputar di udara saat jatuh sehingga dapat mendarat dengan keempat kakinya. Perilaku ini didukung oleh alat keseimbangan yang ada di bagian dalam telinganya. Kaki kucing memiliki lapisan empuk dan tebal yang berguna untuk menyembunyikan kukunya. Pada saat berjalan kukunya ditarik masuk sehingga tidak bersuara, sehingga musuh tidak mendengar ketika didekatinya.

6. Ciri Khusus Landak

Landak memiliki duri-duri yang tajam untuk melindungi diri, apabila tidak sempat melarikan diri landak akan menggulung tubuhnya sehingga tubuhnya dipenuhi duri tajam.

7. Ciri Khusus Cumi-cumi

Cumi-cumi dapat bergerak dengan cepat saat dikejar pemangsa, dan cumi-cumi dapat mengeluarkan cairan tinta pekat yang membuat pemangsanya terkejut. Cumi-cumi juga dapat memancarkan cahaya dari tubuhnya untuk menarik perhatian mangsanya.

8. Ciri Khusus Bunglon

Bunglon mempunyai kemampuan untuk mengubah warna kulit sesuai dengan tempat yang disinggahinya. Ketika bunglon berada di tanah, kulitnya berwarna coklat menyerupai tanah. Ketika berada di atas pohon, kulit bunglon berubah menjadi hijau menyerupai daun. Kemampuan bunglon mengubah warna kulit sesuai dengan tempatnya berada disebut mimikri.

9. Ciri Khusus Ular

Susunan rahang memungkinkan ular menelan mangsa yang lebih besar dari dirinya sendiri. Selain itu ular juga, selain itu ular juga memiliki cairan penghancur makanan di dalam tubuhnya

10. Ciri Khusus Katak

Bagi katak, melakukan kamuflase (penyamaran)agar seolah tubuhnya beracun adalah trik untuk menghindar dari predator atau pemangsa.Katak pun memiliki persamaan dengan cicak, yaitu lidahnya yang panjang dan lengket, sehingga serangga yang mendekat dapat dengan cepat disambar dan tidak dapat berkutik lagi.

11. Ciri Khusus Unta

Apakah kalian pernah melihat unta? Melihat unta secara langsung sudah pernah? Jika belum, banyak di televisi maupun media lain yang memperlihatkan seperti apa itu unta. Perlu kalian ketahui, unta ini hidupnya di gurun.

Gurun merupakan suatu daerah yang sangat kering dan jarang hujan. Di siang hari di daerah gurun, suasananya menjadi sangat terik dan sangat panas, sebaliknya, di malam hari, kondisi di gurun sangatlah dingin. Hanya beberapa jenis hewan dan tumbuhan yang mampu hidup di gurun.

Mengapa unta termasuk jenis hewan yang bisa bertahan hidup di daerah gurun? Unta mampu hidup di gurun karena unta memiliki bulu mata yang panjang dan berguna untuk menghalangi cahaya matahari serta untuk menghalangi pasir sehingga tidak masuk ke dalam matanya. Sementara itu, unta juga mampu untuk menutup lubang hidungnya untuk menghindari pasir yang tertiup oleh angin.

Kaki yang dimiliki juga panjang agar badannya jauh dari permukaan tanah yang panas. Pada punggung utama terdapat bagian yang menggembung di mana bagian ini berisi lemak yang disebut dengan punuk. Lemak adalah cadangan makanan sehingga unta mampu bertahan hidup selama beberapa hari tanpa ia makan dan minum.

12. Ciri Khusus Burung Hantu

Burung hantu keluar pada malam hari untuk mencari makanan. Selanjutnya, akan tidur pada siang hari. Burung hantu juga memiliki indra pendengaran dan penglihatan yang sangat peka.

Burung hantu dapat melihat di kegelapan. Untuk menyerap cahaya yang ada, pupil pada matanya akan terbuka lebar. Selain itu, bola mata burung hantu mampu bergerak cepat untuk memusatkan benda di sekitarnya.

Mata burung hantu terletak di bagian depan kepala. Untuk melihat ke belakang, kepala burung hantu dapat berputar dengan lentur. Burung hantu dapat terbang tanpa suara. Oleh karena memiliki bulu-bulu yang lembut. Burung hantu akan mengeluarkan teriakan-teriakan saat berburu.

Mereka juga memiliki pendengaran yang sangat peka karena memiliki telinga berukuran besar. Dengan pendengarannya ini, mereka mampu mendengar suara mangsa yang bergerak ketakutan karena mendengar teriakannya itu. Hewan yang menjadi mangsa burung hantu antara lain serangga, tikus, kadal, dan ikan.

13. Ciri Khusus Gajah

Gajah mempunyai belalai untuk mencari makan. Gajah mempunyai daun telinga yang besar, serta kulit yang tebal dan berkerut. Daun telinga yang besar sering dikibas-kibaskan untuk mengusir hewan kecil yang mengganggunya.

Kulitnya yang berkerut berguna untuk memperluas permukaan tubuh, sehingga mudah menghilangkan panas tubuh. Bulu yang tumbuh pada tubuhnya pendek dan tipis, jadi gajah tidak kepanasan.

14. Ciri Khusus Kanguru

Kanguru mempunyai sepasang kaki yang lebih panjang dari sepasang lainnya, sepasang kaki yang panjang ini sangat kuat untuk melompat dan menendang hal ini berguna untuk menghindar dan mempertahankan diri dari mangsa. Kanguru juga mempunyai kantung di perut bagian luar yang berfungsi untuk melindungi anaknya yang masih bayi.

15. Ciri Khusus Kura-Kura

Kura-kura merupakan hewan yang bergerak sangat lambat, untuk melindungi diri Kura-Kura memiliki cangkang yang sangat keras dan kuat. Disaat terancam oleh pemangsa, Kura-Kura akan memasukan kepalanya ke dalam cangkang, serta menarik kaki-kakinya yang ditumbuhi kuku yang sangan keras, sehingga musuh tidak dapat melukai nya.