Cara Mengamati Sel

Cara Mengamati Sel – Sel berukuran sangat kecil atau bersifat mikroskopis. Oleh karena itu, diperlukan alat khusus untuk mengamati sel secara jelas. Alat inilah yang dikenal sebagai mikroskop. Saat ini telah dikenal beberapa jenis mikroskop dari yang sederhana hingga yang canggih. Jenis-jenis mikroskop tersebut yaitu mikroskop cahaya dan mikroskop elektron.

Cara Mengamati Sel

Cara Mengamati Sel

1. Mikroskop Cahaya

Mikroskop cahaya biasa kita gunakan di laboratorium. Adapun ciri-ciri mikroskop cahaya sebagai berikut.

  1. Mikroskop cahaya biasanya digunakan untuk mengamati morfologi objek yang dilihat.
  2. Mikroskop cahaya menggunakan cahaya sebagai sumber penerangan. Oleh karena itu, diperlukan lensa untuk memperbesar bayangan benda.
  3. Preparat (sediaan) harus tembus cahaya supaya dapat diamati dengan jelas. Oleh karena itu, preparat harus diiris setipis mungkin dengan ketebalan tidak lebih dari 50 mikron. Biasanya menggunakan medium air yang diteteskan ke atas gelas benda.
  4. Objek dapat diamati dalam keadaan hidup atau mati.
  5. Pengamat dapat mengamati langsung melalui lensa okuler sehingga pengamat dapat mengetahui bentuk, warna, dan gerakan objek. 6) Bayangan dapat diperbesar hingga mencapai 100×, 400×, dan 1.000×.

2. Mikroskop Elektron

Mikroskop elektron seperti terlihat pada sebelah kiri merupakan hasil perkembangan yang lebih maju dari mikroskop cahaya. Adapun ciri-ciri mikroskop elektron sebagai berikut.

  1. Mikroskop elektron menggunakan elektron sebagai pengganti cahaya dan medan magnet sebagai pengganti lensa. Bayangan ditampilkan di layar monitor.
  2. Biasanya digunakan untuk mengamati bagian-bagian sel, misalnya organel, membran, atau molekul besar seperti DNA.
  3. Tidak dapat digunakan untuk mengamati objek yang masih hidup.
  4. Objek yang akan diamati harus sangat tipis dan berada di ruang hampa udara agar dapat ditembus elektron.
  5. Bayangan yang diperoleh dapat diperbesar hingga mencapai sejuta kali.

Mikroskop elektron ada dua macam, yaitu mikroskop elektron skaning (SEM : Scanning Electron Microscope) dan mikroskop elektron transmisi (TEM : Transmission Electron Microscope). Mikroskop elektron skaning digunakan untuk mengamati secara detail permukaan sel, sedangkan mikroskop elektron transmisi digunakan untuk mengamati struktur internal sel.

Berdasarkan teori-teori sel yang telah dikemukakan di depan, penelitian mengenai sel pun semakin berkembang. Akhirnya, dapat diketahui struktur sel dan fungsi bagian-bagian sel.

Sumber : Purnomo, dkk. 2009. Biologi Kelas XI untuk SMA dan MA. Jakarta : Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.