no comments

Dampak Globalisasi dalam Kehidupan Bermasyarakat

Dampak Globalisasi dalam Kehidupan Bermasyarakat – Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama pada bidang informasi dan komunikasi menyebabkan terjadinya arus globalisasi. Hal ini menyebabkan perubahan sikap, pola, dan gaya hidup antar masyarakat dalam suatu negara maupun lintas negara. Dengan kata lain, akan terjadi saling mempengaruhi. Secara kodrat manusia memiliki dua sisi yang berbeda yaitu menerima atau menolak (pro dan kontra).

di-era-globalisasi-cara-pikir-ekonomi-indonesia-sudah-usang

Bagi orang yang memiliki landasan yang kuat dalam bidang keagamaan dan kepribadian yang baik, mereka akan menyaring apa yang mereka dengar, lihat, dan rasakan dari pengaruh globalisasi. Dengan demikian, mereka akan menerima pengaruh globalisasi yang bersifat positif dan sebaliknya menolak yang bersifat negatif.

Pengaruh positif yang diikuti dalam lingkungan keluarga, misalnya: mereka mengikuti apa yang mereka lihat dari globalisasi untuk produkvitas kerja anggota keluarga, kesehatan keluarga. Mereka juga melakukan percobaan pada bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, melakukan komunikasi secara cepat dan ekonomis, melakukan bisnis, promosi produksinya, dan sebagainya.

Sebaliknya sisi negatif dari pengaruh globalisasi yaitu mengikuti gaya hidup orang barat yang bertentangan dengan budaya bangsa Indonesia. Misalnya: kebiasaan meminum minuman keras, pergaulan bebas, hidup glamor, sikap konsumtif, dan cenderung berpikir instan. Pola hidup keluarga berkembang dalam masyarakat yang lebih luas.

Dalam lingkungan masyarakat terjadi sikap saling mempengaruhi satu dengan yang lain, baik bersifat positif maupun negatif. Di samping itu, di lingkungan masyarakat terdapat kondisi yang beragam, misalnya ada lingkungan masyarakat yang agamis, sampai pada masyarakat yang tidak karuan. Hal tersebut merupakan dampak positif dan negatif dari era globalisasi.

Sumber :

Dewi Aniaty, Aviani Santi, dan Baryono. 2009. Pendidikan Kewarganegaraan 3 SMP dan MTs Kelas IX. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.

Loading...