no comments

Inilah 5 Penyebab Kerontokan Rambut Pada Anak

Normalnya rambut rontok terjadi pada orang dewasa. Tetapi anak-anak pun bisa mengalami hal ini. Ketika kerontokan rambut terjadi pada anak, ada berbagai faktor yang kemungkinan menjadi penyebabnya. Beberapa di antaranya disebabkan karena kesalahan dalam perawatan rambut. Tetapi ada juga yang disebabkan karena penyakit tertentu dan karenanya membutuhkan penanganan medis dari dokter.

Inilah 5 Penyebab Kerontokan Rambut Pada Anak

Berikut ini kami tampilkan 6 hal yang bisa jadi penyebab kerontokan rambut pada anak yang dikutip dari Style Craze.

1. Bahan kimia dalam produk perawatan rambut anak
Bahan kimia yang terkandung dalam shampo, hair lotion,atau produk perawatan rambut untuk anak-anak lainnya bisa jadi tak cocok dengan si kecil. Sebagian orang memang memiliki kulit kepala yang sensitif. Untuk kasus seperti ini sebaiknya ganti produk perawatan rambut anak.

2. Kepang, ekor kuda dan jepit rambut diikat terlalu ketat
Anak perempuan biasanya diikat menjadi kepang atau ekor kuda. Kedua penampilan tersebut memang membuat anak jadi terlihat lebih rapi. Tetapi jangan terlalu ketat mengikat rambutnya karena mengakibatkan batang rambut tertarik dan mudah patah. Selain itu peredaran darah di kulit kepala jadi tak lancar. Peredaran darah yang tak lancar dapat merangsang kerontokan rambut, lho.

3. Tinea capitis
Tinea capitis umumnya dikenal sebagai kurap atau koreng yang muncul di kulit kepala. Kelainan ini disebabkan karena infeksi jamur. Gejala yang mudah dikenali dari penyakit ini adalah pengelupasan kulit kepala yang menyerupai ketombe tetapi berukuran lebih besar. Biasanya dokter akan menyarankan pengobatan anti-jamur oral atau sampo anti-jamur untuk mengurangi perkembangbiakan jamur.

4. Elogen effluvium
Ini adalah suatu kondisi di mana stres mendadak yang mengakibatkan siklus normal pertumbuhan rambut terganggu. Hal ini dapat disebabkan karena demam yang sangat tinggi, operasi dengan anestesi umum, depresi, atau karena efek alergi terhadap obat tertentu. Folikel rambut berhenti tumbuh sebelum waktunya dan memasuki fase istirahat (tidak segera tumbuh kembali). Selanjutnya kerontokan rambut dalam jumlah besar yang bisa jadi mengakibatkan kebotakan. Ia tidak memiliki pengobatan. Setelah stres anak berakhir, biasanya rambut akan tumbuh kembali dalam waktu enam bulan sampai satu tahun.

5. Ketidakseimbangan nutrisi
Rambut rontok pada anak bisa jadi merupakan gejala dari kekurangan/kelebihan nutrisi tertentu, antara lain kekurangan biotin, vitamin B kompleks, Zinc, atau karena kelebihan Vitamin A.

Sumberhttp://www.merdeka.com/gaya/kenali-5-penyebab-kerontokan-rambut-pada-anak.html

Reply