no comments

Inilah Bahayanya Terlalu Sering Kerokan

Inilah Bahayanya Terlalu Sering Kerokan – Apakah Anda terbiasa kerokan bila merasa tidak enak badan, masuk angin atau pegal-pegal? Sebaiknya jangan lakukan hal itu terlalu sering. Apalagi menjadikannya sebagai kebiasaan yang selalu dilakukan untuk mengatasi masalah kesehatan ringan.

Kerokan adalah cara pengobatan tradisional yang populer di Asia, terutama Indonesia, China dan Vietnam. Alatnya sederhana saja, cukup minyak gosok dan sekeping uang logam atau lempengan logam yang keras sebagai pengerok kulit.

Metodenya, hanya memakai minyak gosok sebagai pelicin, lalu kerok bagian kulit di punggung atau leher dimana rasa pegal terasa. Beberapa kali kerok hingga kulit berubah merah, menurut kepercayaan itu berarti Anda sedang sakit.

Setelah kulit merah maka biasanya terasa lega dan badan lebih enakan. Apakah benar pengobatan tradisional itu segitu ampuhnya?

Faktanya, ada bahaya yang tersembunyi dalam kerokan. Apalagi jika dilakukan terlalu sering. Pori kulit yang dikerok secara otomatis akan menjadi lebih lebar dan terluka. Itu sebabnya selama beberapa hari biasanya bekas kerokan tak juga menghilang.

Saat pori melebar, maka kemungkinan bakteri dan kuman masuk ke dalam pori kulit akan jauh lebih besar. Selain itu, Anda malah akan lebih rentan mengalami masuk angin karena kondisi kulit yang tak lagi sama dengan pori-pori yang jauh lebih lebar.

Jika masuk angin lagi, lalu dikerok lagi, kemungkinan pori kulit jadi lebih besar akan bertambah. Nah ini yang merusak struktur kulit Anda. Sebaiknya memang tidak membiasakan kerokan terlalu sering. Akan lebih baik jika Anda alihkan pengobatan dengan pijatan. Ini berfungsi sama, yakni melancarkan aliran darah yang tersumbat. Semoga berguna.

Sumber : Sidomi

Loading...