no comments

Metode Pembelajaran Gerak Irama

Metode Pembelajaran Gerak Irama. Anak dengan Kebutuhan Khusus (ABK) merupakan istilah lain untuk menggantikan kata “Anak Luar Biasa (ALB)” yang menandakan adanya kelainan khusus. Anak dengan kebutuhan khusus mempunyai karakteristik yang berbeda antara satu dengan lainnya. Di Indonesia, anak dengan kebutuhan khusus yang mempunyai gangguan perkembangan dan telah diberikan layanan antara lain sebagai berikut.

guru mengajar di kelas

Baca : Tips Jitu Menguasai Bahasa Asing dengan Mudah

  1. Anak yang mengalami hendaya (impairment) penglihatan (tunanetra), khususnya anak buta (totally blind), tidak dapat menggunakan indera penglihatannya untuk mengikuti segala kegiatan belajar maupun kehidupan sehari-hari. Umumnya kegiatan belajar dilakukan dengan rabaan atau taktil karena kemampuan indera raba sangat menonjol untuk menggantikan indera penglihatan.
  2. Anak dengan hendaya pendengaran dan bicara (tunarungu wicara), pada umumnya mereka mempunyai hambatan pendengaran dan kesulitan melakukan komunikasi secara lisan dengan orang lain.
  3. Anak dengan hendaya perkembangan kemampuan (tunagrahita), memiliki problema belajar disebabkan adanya hambatan perkembangan inteligensi, mental, emosi, sosial dan fisik.
  4. Anak dengan hendaya kondisi-fisik atau motorik (tunadaksa). Secara medis dinyatakan bahwa mereka mengalami kelainan pada tulang, persendian, dan syaraf penggerak otot-otot tubuhnya sedemikian rupa sehingga digolongkan sebagai anak yang membutuhkan layanan khusus pada gerak anggota tubuhnya.
  5. Anak dengan hendaya perilaku mal-adjustment. Anak yang berperilaku mal-adjustment sering disebut dengan anak tunalaras. Karakteristik yang menonjol antara lain: sering membuat keonaran secara berlebihan, bertendensi ke arah perilaku kriminal.
  6. Anak dengan hendaya autism (autistic children). Anak autistik merupakan kelainan yang disebabkan adanya hambatan pada ketidakmampuan berbahasa, diakibatkan oleh adanya kerusakan otak. Secara umum anak autistik mengalami kelainan berbicara disamping mengalami gangguan kemampuan intelekual dan fungsi syaraf. Kelainan anak autistik meliputi: kelainan berbicara, kelainan fungsi syaraf dan intelektual, perilaku yang ganjil. Anak autistik mempunyai kehidupan sosial yang aneh dan terlihat seperti orang yang selalu sakit, tidak suka bergaul dan sangat terisolasi dari lingkungan hidupnya.
  7. Anak dengan hendaya hiperaktif (attention deficit disorder with hyperactive). Hyperactive bukan merupakan penyakit tetapi suatu gejala atau symptoms. Symptoms terjadi disebabkan oleh faktor-faktor: kerusakan pada otak (brain damage), kelainan emosional (an emotional disturbance), kurang dengar (a hearing deficit), atau tunagrahita (mental retardation).
Loading...