no comments

Minum Enam Cangkir Kopi Kurangi Risiko Diabetes

Minum Enam Cangkir Kopi Kurangi Risiko Diabetes

Lintasjari.com – Setiap harinya, orang di seluruh dunia mayoritas menyeruput setidaknya secangkir kopi. Selain untuk menghilangkan kantuk, ternyata minuman ini punya kekuatan “magis” lainnya, yaitu mengurangi risiko diabetes tipe 2.

Sebuah penelitian dilakukan oleh Harvard of School of Public Health (HSPH) di Boston, Amerika Serikat, untuk mengetahui mukjizat lainnya dari kopi. Dalam penelitian ditemukan bahwa segelas kopi atau meningkatkan beberapa cangkirnya bisa menurunkan risiko diabetes tipe 2.

Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi kopi lebih dari secangkir sehari, berhasil menurunkan 11 persen risiko terkena diabetes tipe 2, jika dibandingkan dengan peminum kopi dalam jumlah lebih sedikit. Mengurangi konsumsi kopi, lebih dari secangkir sehari terbukti meningkatkan risiko diabetes tipe 2 hingga 17 persen.

“Bagi yang memiliki diabetes tipe 2, mengonsumsi kopi hingga enam cangkir per harinya dapat menekan risiko terkena penyakit ini,” kata Shilpa Bhupathiraju, salah seorang peneliti Harvard kepada CNN, Senin 28 April 2014.

Mereka menyakini kandungan minuman itu memiliki senyawa fenolik dan lignan yang dapat meningkatkan metabolisme glukosa. Selain itu, dia juga mengatakan bahwa kopi kaya akan magnesium yang menurunkan risiko diabetes tipe 2.

Penelitian dilakukan berdasarkan analisa terhadap lebih dari 120.000 profesional di bidang kesehatan yang dipantau dalam jangka panjang. Pengamatan konsumsi kopi mereka dilakukan selama empat tahun sebelum akhirnya mencapai kesimpulan.

Kopi yang dimaksud dalam penelitian itu adalah kopi hitam dengan tambahan susu atau gula. “Penelitian kami tidak tertuju pada frappuchinos atau latte,” ungkap Bhupathiraju.

Frank Hu, seorang penulis senior dan profesor gizi dan epidemiologi di HSPH mengatakan kopi hanya beberapa faktor kecil untuk mengurangi diabtes, lebih utama bila tiap individu dapat menjaga kesehatan mereka secara aktif. (viva.co.id)

Loading...

Reply