no comments

Review: HP Slate 6, Phablet Android Rp 2,8 Juta

Review: HP Slate 6, Phablet Android Rp 2,8 Juta

Perusahaan teknologi Hewlett-Packard (HP) resmi masuk ke pasar perangkat mobile untuk segmen konsumen di Indonesia. Sejak 5 Mei 2014, perusahaan itu memasarkan ponsel pintar berukuran besar yang akrab disebut phablet, yaitu HP Slate 6 VoiceTab, dengan sistem operasi Android.

Slate 6 memiliki ukuran layar 6 inci, karena itu lah ia disebut sebagai phablet. Layar Slate 6 memakai teknologi jenis IPS dengan resolusi 1.280 x 780 pixel dan ketajaman 245 pixel per inci.

Ukuran layar yang besar memberi nilai tambah pada Slate 6 saat digunakan untuk berselancar internet atau menonton video secara online.

Seperti produk phablet pada umumnya, cara terbaik dalam menggunakan Slate 6 adalah menggenggamnya dengan dua tangan dan melakukan navigasi dengan dua ibu jari. Jika menggenggam dengan satu tangan, ibu jari Anda tak akan mampu meraih semua sudut layar.

Slate 6 memiliki desain fisik yang ikonik dengan identitas kuat sehingga tak terlihat sama dengan phablet lain yang beredar di pasar.

Ia tampil elegan dengan dua unit speaker yang mengapit layar. Tampilan kedua speaker itu memang membuat manis, namun kualitas audio yang dihasilkan bisa disebut biasa saja. Tidak lantang, tidak jernih, dan dentuman bassnya kurang terasa.

Panel belakang Slate 6 memakai material serat karbon dengan motif bintik-bintik khas tampilan layar resolusi rendah (pixellated). Selain memberi kesan mewah, motif ini membuat Slate 6 tidak licin saat digenggam.
Performa
Kinerja Slate 6 ditopang oleh spesifikasi perangkat keras yang tidak bisa disebut tinggi. Prosesornya menggunakan Marvell PXA 1088 quad-core kecepatan 1,2 GHz, RAM 1 GB, baterai 3.000 mAh, dan memori internal 16 GB yang dapat diperluas dengan kartu memori eksternal MicroSD hingga 64 GB.

Slate 6 beroperasi dengan sistem Android 4.3 (Jelly Bean) yang telah dimodifikasi dan ditambahkan fitur-fitur khas HP, salah satunya aplikasi e-print yang dapat menghubungkan phablet ini dengan printer HP melalui jaringan nirkabel.

KompasTekno telah melakukan sejumlah aktivitas dengan Slate 6, seperti bermain game, berselancar internet, berkirim e-mail, dan sebagainya. Secara umum, performanya cukup gegas untuk aktivitas normal, namun tak bisa disebut mulus. Terkadang layarnya kurang responsif sehingga memberi pengalaman yang kurang memuaskan.

Slate 6 mampu melayani game kelas ringan. Namun ketika memainkan game kelas berat, ia nampak kewalahan meladeninya.

HP memastikan bahwa phablet Slate 6 akan mendapatkan pembaruan (update) sistem operasi. Pembaruan ini bisa jadi akan menutupi kekurangan yang dialami Slate 6.

Dari sektor kamera, tersedia sensor 5MP di bagian belakang yang dilengkapi dengan lampu kilat LED, dan sensor 2MP di bagian depan. Berikut adalah foto-foto yang dihasilkan dari kamera Slate 6:

Ponsel ini menyediakan fitur kartu SIM ganda (GSM dan GSM) yang siaga secara bersamaan. Slot pertama harus diisi dengan kartu SIM Micro, sementara slot kedua bisa diisi dengan kartu SIM standar.
Perlu diketahui, jaringan internet (data) 3G hanya diakses dari kartu SIM pertama dan kartu SIM kedua hanya menyediakan akses 2G. Hal ini biasa diterapkan pada ponsel dengan fitur kartu SIM ganda, agar akses data tidak bentrok dan bermanfaat menghemat daya baterai.
Bicara soal baterai, kapasitas 3.000 mAh yang digunakan Slate 6 dapat menopang ponsel ini untuk hidup selama kurang lebih 11 jam dalam pemakaian normal (tidak sering memainkan game berat atau memutar video beresolusi tinggi).
HP menjual phablet Slate 6 dengan harga terjangkau, yaitu Rp 2,8 juta. Paket pembeliannya disertai dengan kabel data, charger, earphone, buku petunjuk, dan kartu garansi yang memberi perlindungan produk selama setahun.
Sumber: kompas.com

Reply