no comments

Strategi Sekolah Raih Nilai UN Tinggi

214316_724229_ujian_nasional_besar

Kebijakan pemerintah tidak lagi menjadikan Ujian Nasional (UN) sebagai standar utama kelulusan tidak membuat sekolah berleha-leha. Sebaliknya, sekolah justru tetap menerapkan strategi khusus guna meraih nilai UN tinggi.

Pasalnya, nilai UN dapat membuka peluang lebih besar bagi siswa dalam pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Di SMAN 42 Jakarta Timur misalnya, para siswa tetap didorong meraih nilai rata-rata UN minimal 7,5.

Nilai tinggi, Kepala SMAN 42 Jakarta Timur, penting sebagai pemetaan hasil belajar. Sekolah juga menargetkan kelulusan 100 persen, masuk 10 besar di DKI Jakarta dan 55 persen siswa diterima di PTN.

“Strategi kami, menggelar pendalaman materi (PM), try out (TO) dan lain-lain,” ujar Sonny, saat berbincang dengan Okezone belum lama ini.

Usai try out, kata Sonny, 10 siswa yang meraih nilai tinggi akan dimasukkan ke kelas VIP. Nantinya, mereka diharapkan memicu anak-anak untuk mendapatkan nilai yang baik.

“Sementara itu, pendalaman materi menggunakan metode ‘tular sulur’. Tujuannya, anak-anak yang dianggap pintar bisa merangkul teman-teman mereka untuk ikut serta berprestasi,” tuturnya.

Selain itu, kata Sonny, sekolah juga mengundang narasumber dari Dinas Pendidikan ataupun Kemendikbud untuk memberikan penjelasan tentang UN dan kelulusan sekolah kepada para murid. Dari sisi non akademis, dukungan moril agar siswa tetap santai dan rileks menghadapi UN juga diberikan.

Sementara itu, Kepala SMAN 35 Jakarta Pusat Sri Sariwarni menjelaskan, meski belum ada petunjuk tertulis dari Dinas Pendidikan (Disdik) mengenai pelaksanaan UN, sekolah tetap mempersiapkan siswanya. Menurutnya, persiapan tahun ini tidak berbeda dengan tahun lalu yaitu menggelar PM dan TO.

Sri mengaku, karena tidak lagi menjadi standar kelulusan, para siswa lebih rileks menghadapi UN. “Kuncinya ya kami terus melatih anak-anak sambil menyemangati mereka,” tuturnya.

Sesi belajar tambahan seperti PM dan TO juga menjadi strategi SMAN 31 Jakarta Timur menjelang UN. “Kami menggelar TO dengan menggandeng berbagai pihak seperti rayon, sudin, dan perguruan tinggi,” ujar Wakil Kepala SMAN 31 Jakarta Bidang Kurikulum, Cipto Rojo.(okezone.com)

Loading...