no comments

Tujuan, Fungsi dan Manfaat Kosmetika Rambut

Tujuan, Fungsi dan Manfaat Kosmetika Rambut – Untuk mengetahui secara detail mengenai materi pelajaran tata kecantikan simak ulasan lengkap berikut ini.

kosmetika

Tujuan Penggunaan

Secara umum baik teori maupun praktik tujuan penggunaan kosmetika rambut adalah untuk memelihara dan merawat kesehatan dan kecantikan kulit kepala dan rambut yang digunakan secara teratur. Hal ini bertalian erat dengan peraturan dan cara-cara produksi; penyimpanan dan penggunaan kosmetika rambut.
Sehubungan dengan itu, maka tujuan dari penggunaan kosmetika rambut dapat dikelompokkan sebagai berikut:

  • Melindungi kulit kepala dan rambut dari pengaruh-pengaruh luar yang merusak seperti: sinar matahari, polusi udara (debu, asap atau zat-zat kimia yang dikeluarkan pabrik, udara laut dan sebagainya).
  • Mencegah lapisan terluar kulit kepala dan rambut dari kekeringan, terutama orang-orang yang tinggal di daerah yang iklimnya dingin seperti daerah pegunungan yang selalu lembab dan diselimuti awan.
  • Mencegah agar kulit kepala dan rambut tidak cepat kering. Karena kosmetika rambut akan menembus ke bawah lapisan-lapisan luar dan memasukkan bahan-bahan aktif ke lapisan-lapisan yang terdapat lebih dalam.
  • Menjaga kulit kepala dan rambut tetap dalam kondisi normal.
  • Mengubah rupa atau penampilan, maksudnya dengan pemakaian kosmetika rambut yang sesuai dan cocok akan dapat memberikan perubahan pada penampilan seseorang.

 

Bahan Sediaan Kosmetika dan Fungsinya

Berdasarkan uraian di atas yaitu dengan mengetahui definisi dari kosmetika dan tujuannya, selanjutnya perlu lagi untuk mengetahui dan memahami fungsi-fungsi dari kosmetika, agar kita dapat memanfaatkan setiap kosmetika yang diperlukan.
Bahan-bahan yang terkandung di dalam suatu kosmetika mempunyai fungsi yang berbeda-beda. Hal ini dijelaskan juga oleh Tranggono dan Latifah (2007:68), dimana fungsi-fungsi tersebut adalah sebagai berikut:

Emulgator

Emulgator yakni suatu bahan yang memungkinkan tercampurnya lemak/minyak dengan air menjadi suatu campuran yang homogen. Emulgator ini dikenal ada 2 macam emulsi yakni emulsi w/o (water oil) artinya jumlah minyak lebih banyak daripada air, contoh; mentega. Dan yang satu lagi disebut dengan o/w (oil water) artinya jumlah air lebih banyak daripada minyak, contoh; santan kelapa, bahan ini berfungsi untuk mengurangi kekeringan pada kulit kepala dan menyuburkan rambut. Di samping itu suatu emulgator memiliki sifat untuk menurunkan tegangan permukaan antara 2 cairan (surfactant) contoh beberapa emulgator ialah; lanolin, lilin lebah, alkohol atau aster, asam-asam lemak seperti sentil alkohol, gliseril monostearat, trietanolamena. Bahan-bahan tersebut di atas merupakan contoh bahan-bahan dasar untuk membentuk sediaan kosmetika yang berbentuk krim.

Pengawet (preservative)

Bahan pengawet digunakan untuk mencegah pengaruh kumankuman terhadap kosmetika, sehingga kosmetika tetap stabil. Sebagai bahan pengawet banyak dipakai senyawa-senyawa asam benzoat (Nipagin M, Nipagin A, Nipagin M) alkohol, formaldehyde, sorbic acid dan lain-lain.

Bahan pengikat ion (sequestering agents)

Bahan pengikat ion yaitu bahan-bahan yang berfungsi untuk mencegah terjadinya pengendapan garam-garam kalsium dan magnesium dengan jalan mengikat ion Ca dan Mg. Ada sequestrants organik misalnya garam-garam ethylene diamine tetra acetic acid dan ada sequestrants anorganik, misalnya polyphosphates.

Bahan pelarut deterjen

Maksudnya adalah karena deterjen tidak mudah larut dalam air, diperlukan bahan pelarut deterjen agar shampo tidak menjadi seperti awan pada saat melakukan penyampoan rambut. Bahan yang biasa dipakai adalah alkohol, glikol atau gliserol.

Bahan pengental

Bahan-bahan pengental yang biasa digunakan untuk kosmetika rambut adalah gums, polyvinyl alcohol, methylselulosa.
Bahan pembentuk dan penstabil busa
Maksud bahan pembentuk dan penstabil busa ini adalah bahanbahan yang dipakai untuk kosmetika dalam perawatan dan penataan rambut. Bahan tersebut antara lain amida-amida asam lemak.
Bahan pencemerlang rambut
Bahan ini digunakan adalah untuk memberi kecemerlangan kepada rambut. Bahan tersebut antara lain faty alcohol, stearyl alcohol.
Bahan pelembab kulit kepala dan rambut
Bahan-bahan ini sangat berguna untuk melembabkan kulit kepala dan rambut, sehingga fungsi kulit kepala dan rambut tetap stabil. Bahan ini terdiri dari lanolin, lecithin, cetyl alcohol, oleyl alcohol.
Bahan-bahan aktif/obat
Maksud bahan aktif/obat ini adalah yang dipakai untuk anti ketombe seperti selenium sulfide 1-2,5%, zinc pyrithione 2%.
Antiseptik
Antiseptik adalah suatu zat yang sangat berguna untuk pembunuh hama dan kuman-kuman. Di dalam kosmetika sangat diperlukan, agar kosmetika yang dipakai aman dan tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan terhadap kulit kepala dan rambut. Setiap pemakai akan lebih yakin serta percaya terhadap jenis-jenis kosmetika yang dipakainya.

Manfaat Kosmetika Kulit Kepala dan Rambut

Sehubungan dengan fungsi bahan-bahan kosmetika di atas, maka akan dapat diperoleh manfaat-manfaat dari kosmetika. Manfaat yang dapat diperoleh antara lain:
  • Membersihkan kulit tubuh atau kulit kepala dan rambut.
  • Memberikan kelembapan terhadap kulit kepala dan rambut.
  • Mencegah terjadinya perubahan kulit kepala seperti bersisik, berjamur, mengelupas dan sebagainya.
  • Memberikan ketahanan dan kerapian terhadap penataan rambut.
  • Menyuburkan rambut.
  • Menghindari beberapa gangguan kulit kepala dan rambut.
  • Memberikan kecemerlangan terhadap rambut.
  • Membantu dalam membentuk/menata rambut.
  • Merubah penampilan seseorang (memperbaiki kekurangankekurangan yang terdapat pada seseorang), sehingga orang tersebut mengalami perubahan.
Sumber : Buku bse Tata Kecantikan untuk SMK kelas X
Loading...