no comments

Valentino Rossi Start Nomor Tujuh di GP Prancis 2016

Valentino Rossi Start Nomor Tujuh di GP Prancis 2016 – Valentino Rossi harus menlanai start terburuk di MotoGP 2016 pada GP Prancis pada Minggu (8/5). The Doctor bakal memulainya dari barisan ketiga. Pencapaian yang seperti ini, jauh jika dibandingkan dengan Jorge Lorenzo sang pemegang pole. Rossi pun menciptakan target realistis: cukup menembus podium.

valentino rossi

Hasil kualifikasi GP Prancis 2016 memastikan Jorge Lorenzo sebagai pebalap dengan start pertama. X-Fuera mencatatkan waktu 1 menit 31.975 detik yang merupakan catatan terbaik dalam sejarah Le Mans. Kontras dengannya, sesama pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi harus puas dengan berada di urutan ketujuh. Ada perbedaan 0,854 detik antara Rossi dan Lorenzo di kualifikasi kemarin.

Rossi sendiri mengakui, dirinya gagal mengeluarkan potensi terbaik. Hal itu terjadi karena kesalahan taktik, dan ketidakberuntungan, setelah ia terhambat untuk melaju lebih jauh. Dikutip dari Motorsport, The Doctor menyebut, “Hari ini (Sabtu), beruntungnya, kami bisa mengembangkan kecepatan lebih baik, dan potensi kami. Hal inilahyang terpenting. Saya lebih kompettif (dibandingkan dalam sesi latihan bebas). Tapi hal itu tidak cukup.”

“Sialnya, dengan kecepatan dan potensi tersebut, saya tidak bisa meraih posisi start yang lebih di depan. Kami melakukan kesalahan dalam kualifikasi, strategi kami keliru, dan saya sempat terhambat oleh motor lain. Saya kehilangan banyak waktu.”

Valentino Rossi yakin, sejatinya ia bisa menembus lima besar, sebelum mengalami masalah di lap terakhir. Kini, dengan berada di urutan ketujuh dalam balapan, Rossi mengakui, segalanya bakal serba sulit. Meskipun demikian, sang pebalap Italia belum mau menyerah.

“Memulai balapan dari barisan ketiga tentu lebih sulit. Kecepatan balapan tidaklah terlalu buruk, tapi start dari urutan ketujuh akan membuat segalanya lebih berat. Melihat hal ini, meraih podium adalah target yang apik.”

Valentino Rossi sendiri, memenangi balapan pertama di Eropa pada GP Spanyol lalu. Kini tantangannya adalah melewati enam pebalap lain di depan, termasuk Jorge Lorenzo dan Marc Marquez di urutan start pertama dan kedua.(sidomi.com)